Menyambut peringatan Hari Pers Nasional (HPN) 2026, Pengurus Asosiasi Media Konvergensi Indonesia (AMKI) pusat dan daerah menggelar ziarah bersama dan tabur bunga di Taman Makam Pahlawan Utama Nasional (TMPUN) Kalibata, Jakarta Selatan, Selasa (3/1/2026).
Ziarah tersebut dilakukan sebagai bentuk penghormatan kepada tokoh-tokoh pers nasional yang telah berjasa besar bagi bangsa dan perkembangan dunia jurnalistik Indonesia. Kegiatan difokuskan di pusara Burhanuddin Muhammad Diah (B.M. Diah) dan Rosihan Anwar, dua figur pers yang dikenal memiliki peran penting dalam sejarah pers nasional.
Ketua Umum AMKI Pusat, Tundra Meliala, mengatakan ziarah ini merupakan bagian dari rangkaian kegiatan menyambut HPN 2026 sekaligus momentum refleksi bagi insan pers.
“Ziarah ini adalah bentuk penghormatan dan penghargaan kami kepada para pejuang pers yang telah memberikan kontribusi besar bagi bangsa dan negara melalui dunia jurnalistik,” ujarnya.
Ia menegaskan, nilai-nilai perjuangan, idealisme, dan integritas yang diwariskan para tokoh pers harus terus dijadikan teladan oleh insan media, terutama di tengah tantangan zaman dan pesatnya perkembangan teknologi informasi.
Sementara itu, Ketua AMKI Jawa Barat, Catur Azi, menyambut baik kegiatan ziarah tersebut. Ia hadir bersama jajaran pengurus AMKI Jawa Barat serta pengurus AMKI kabupaten dan kota.
“Kegiatan ziarah ini diharapkan dapat membangkitkan kembali semangat pengabdian untuk negeri, sebagaimana yang telah dicontohkan para tokoh pers pendahulu,” ungkap Catur.
Melalui kegiatan ini, AMKI berharap peringatan HPN 2026 tidak sekadar menjadi agenda seremonial, melainkan momentum untuk memperkuat peran pers sebagai pilar demokrasi dan penjaga kepentingan publik.
Sekilas Profil Tokoh Pers Nasional
B.M. Diah (Burhanuddin Muhammad Diah)
B.M. Diah merupakan tokoh pers nasional sekaligus pejuang kemerdekaan Indonesia. Ia dikenal sebagai pendiri Harian *Merdeka* dan memiliki peran penting dalam peristiwa penyusunan serta penyelamatan naskah Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia. Dedikasinya menjadikan B.M. Diah sebagai simbol jurnalisme perjuangan di Tanah Air.
Rosihan Anwar
Rosihan Anwar adalah wartawan senior, penulis, dan sejarawan yang berpengaruh dalam perkembangan pers Indonesia. Ia pernah memimpin sejumlah media nasional dan dikenal luas melalui karya tulisnya yang kritis, tajam, serta sarat nilai sejarah. Rosihan Anwar juga dikenal konsisten mengawal kebebasan pers dan demokrasi. (*)
0 Komentar