Karawang,- Maxnews.co.id
BELASUNGKAWA Bupati Karawang kepada warga asal Rengasdengklok korban Lakalantas yang terjadi di kabupaten Majalengka, sekaligus mengajak seluruh warga untuk mendo'akan korban dan keluarga yang ditinggalkan
Malam kelam di Majalengka langsung bikin Karawang auto berduka. Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, nggak pakai lama langsung angkat suara sekaligus gercep kirim bantuan buat para korban kecelakaan maut di turunan Desa Maniis, Senin (23/3/2026) malam.
Kendaraan bernomor polisi Z 7012 CN tersebut terjun ke jurang dan mengakibatkan 6 orang penumpang asal Rengasdengklok, Karawang, meninggal dunia. Total korban mencapai 21 orang, dengan 15 lainnya mengalami luka-luka, kejadian ini jelas bikin suasana jadi heavy banget.
Dilansir dari Instagram milik Aep Syaepuloh.
"Innalillahi wa inna ilaihi rajiun. Turut berduka cita atas peristiwa kecelakaan masyarakat Desa Rengasdengklok Selatan di Kabupaten Majalengka yang menelan 21 korban jiwa 6 meninggal dunia 15 mengalami luka-luka."
Nggak cuma itu, beliau juga ngajak warga buat bareng-bareng kirim doa:
"Wargi Karawang, mari kita kirimkan doa untuk seluruh para korban yang wafat mendapatkan tempat terbaik di sisi-Nya, dan yang terluka segera diberikan kesembuhan. Dan keluarga yang ditinggalkan diberikan kesabaran."
Di balik layar, koordinasi langsung dijalankan. Bupati Aep langsung kontak Bupati Majalengka buat penanganan cepat di lokasi.
"Saya juga mengucapkan terima kasih, kepada sahabat saya Bupati Majalengka kang Geman_suherman15 yang telah membatu proses penanganan para korban di Majalengka," ungkapnya.
Aksi nyata? Nggak main-main. Sebanyak 8 ambulance plus tim medis langsung diberangkatkan buat jemput para korban, baik yang meninggal dunia maupun yang masih selamat. BPBD Karawang juga langsung disiapkan buat bantu proses pemakaman.
"Saat ini, para korban sudah dijemput oleh ambulance yang dikirim langsung dari Karawang. Mohon tetap berhati-hati wargi Karawang," tandasnya.
Situasi ini jadi pengingat keras jika jalanan nggak selalu ramah, jadi tetap waspada. Di tengah duka, solidaritas tetap jalan.
Red
0 Komentar