Karawang,-Maxnews.co.id

BUPATI Karawang H. Aep Syaepuloh SE,. menegaskan kalau ada SPPG, yayasan dan mitra di wilayah kerja Karawang yang  tidak memenuhi standar  dari Badan Gizi Nasional (BGN) kami akan melaporkan langsung, untuk segera di tindaklanjuti

Hal tersebut disampaikan kepada awak media menanggapi paparan dari Deputi BGN Lenjen (Purn) Dadang dalam acara "Koordinasi dan Evaluasi Bersama Forkopimda dan Dinas Terkait) yang pada Hari Rabu 01/04/2026 bertempat di Hotel Mercure jalan Galuh mas  Suka Harja, kecamatan Telukjambe Timur

Kegiatan yang diikuti 1006 peserta yang terdiri 414 Kasatpel , 178 Yayasan, 414 mitra dan 39 undangan. 

Koordinasi dan Evaluasi ini menjadi penting dalam program satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) berjalan sesuai standart presedur yang sudah di tetapkan 

Dalam paparannya Deputi BGN menegaskan
pentingnya pengawasan ketat terhadap operasional dapur SPPG, baik dari sisi kebersihan, kualitas makanan, hingga tata kelola distribusi. 

Ini dilakukan untuk menjamin bahwa program tidak hanya berjalan secara administratif, tetapi benar-benar memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya anak-anak.

Secara keseluruhan, jumlah SPPG di Jawa Barat mencapai 5.961 unit, dengan rincian 214 SPPG berada di Kabupaten Karawang dan 130 SPPG di Kabupaten Purwakarta. Untuk Kabupaten Karawang sendiri, sebanyak 84 dapur telah mengantongi Sertifikat Laik Higiene Sanitasi (SLHS).

Bupati Karawang, H. Aep Syaepuloh, S.E., dalam sambutannya menyampaikan bahwa pihaknya telah menerima arahan yang sangat jelas dari Deputi Pemantauan dan Pengawasan BGN terkait langkah-langkah yang harus dilakukan pemerintah daerah.

"Kami telah menerima arahan yang sangat luar biasa dari Bapak Deputi. Sudah jelas alur-alur yang perlu kami laksanakan di daerah," ujarnya.

la menegaskan komitmennya untuk menjaga kualitas pelaksanaan program. Menurutnya, apabila ditemukan dapur yang tidak sesuai dengan prosedur yang ditetapkan oleh BGN, pihaknya tidak akan ragu untuk melaporkannya.

Jika ada dapur yang tidak sesuai prosedur, kami akan langsung melaporkan kepada BGN. 

Bupati Aep juga mengingatkan kepada seluruh yayasan dan mitra bahwa program ini bukan sekadar memberikan makanan, tetapi memastikan asupan yang bergizi dan berkualitas baai masvarakat. 

Red.