‎

Karawang,-Maxnews.co.id

MOMENTUM peringatan Hari sumpah ke-98 Pemerintah Daerah Karawang (Pemkab) untuk memperkuat komitmen menjaga demokrasi yang kondusif dan bermartabat, menjelang pemilihan Kepala Desa (Pilkades) serentak secara digital pada 22November 2026,pemuda-pemudi dan seluruh Calon Kepala Desa (Cakades) diajak berperan aktif menjaga persatuan juga mencegah potensi konplik dalam pelaksanaan pilkades

‎Pesan tersebut disampaikan Bupati Karawang, H.Aep Syaepuloh,SE,.dalam kegiatan Upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda ke-98 yang dipadukan dengan Deklarasi Damai Pilkades Serentak secara Digital, yang simbolis ditandatangani perwakilan wilayah Cakades bertempat di Plaza Pemda Karawang, Rabu (28/10/2026). 

‎Deklarasi damai yang di ikuti 215 Cakades dari 67 Desa tersebar di 25 kecamatan tersebut menjadi bagian dari upaya membangun kesepahaman antarkandidat dalam tahapan Pilkades berlangsung tertib, sekaligus memastikan perbedaan pilihan politik di tingkat desa tidak berkembang menjadi perselisihan yang merusak kerukunan warga.

‎Bupati Karawang H. Aep Syaepuloh dalam sambutannya menyampaikan bahwa penerapan sistem digital dalam Pilkades merupakan kelanjutan  bagi Kabupaten Karawang setelah melaksanakan Pilkades sebelumnya, untuk mendorong penyelenggaraan demokrasi desa yang lebih modern, transparan, dan akuntabel.

‎“Karawang tengah berdiri di ambang sejarah baru. Kita bersiap menyambut pesta demokrasi tingkat desa yang lebih modern, transparan, serta akuntabel melalui Pilkades secara digital yang akan dilaksanakan pada tanggal 22 November 2026,” katanya

'‎Digital dalam proses Pilkades diharapkan dapat mendukung penyelenggaraan pemungutan suara yang lebih tertata. Meski demikian, penggunaan sistem digital tetap membutuhkan kesiapan teknis, keterbukaan informasi, serta pemahaman masyarakat terhadap mekanisme pemilihan yang diterapkan'.tambahnya

‎Kepercayaan publik menjadi salah satu aspek penting dalam penyelenggaraan Pilkades. transparansi proses, kejelasan prosedur, kesiapan petugas, serta mekanisme penanganan apabila terjadi kendala perlu menjadi perhatian agar masyarakat dapat mengikuti seluruh tahapan dengan baik.

‎Demokrasi digital tidak hanya berbicara tentang penggunaan teknologi, tetapi juga menyangkut kepastian proses, perlindungan hak pilih, dan penerimaan masyarakat terhadap hasil pemilihan yang dilaksanakan sesuai ketentuan

‎“Hari ini kita menggelar deklarasi damai pemilihan kepala desa serentak secara digital di Kabupaten Karawang. Hari ini ada 200 calon kepala desa dari 67 desa di 25 kecamatan yang akan menyatakan deklarasi damai", jelasnya

‎Deklarasi damai ini menjadi penting mengingat Pilkades kerap melibatkan hubungan sosial yang dekat di lingkungan masyarakat, perbedaan dukungan dapat terjadi di antara tetangga, kerabat, bahkan keluarga sendiri.

‎Seluruh kandidat diharapkan mampu mengedepankan persaingan yang sehat, menyampaikan gagasan secara santun, serta menghormati hak masyarakat dalam menentukan pilihan.

‎Selanjutnya Bupati berpesan deklarasi damai juga perlu diwujudkan dalam tindakan nyata, bukan sebatas pernyataan seremonial. Sikap para calon, tim pendukung, dan simpatisan dalam menjalani setiap tahapan pemilihan akan turut menentukan terjaganya suasana kondusif di masing-masing desa.

‎Dalam menekankan komitmen para Cakades Bupati Aep Syaepuloh mengajak generasi muda untuk mengambil peran aktif dalam menjaga kualitas demokrasi di Kabupaten Karawang.

Red